STRATEGI PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Tahun 2021 27 kali dibaca

Deskripsi / Abstrak

Kemiskinan masih menjadi isu strategis di Provinsi Kepulauan Riau, dengan tingkat kemiskinan tahun 2021 mencapai 6,12persen atau 144.462 jiwa. Kompleksitas masalah ini dipengaruhi oleh tingginya pengangguran terbuka (10,12persen pada Februari 2021, tertinggi di Indonesia), kesenjangan pendapatan yang meningkat (gini ratio 0,341), serta dampak pandemi Covid-19 terhadap pelemahan ekonomi.

Dalam RPJMD Kepri 2021–2026, penanggulangan kemiskinan ditetapkan sebagai kebijakan lintas sektor (cross cutting) yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Terdapat 30 program strategis yang mencakup perlindungan sosial, pengembangan UMKM, penyediaan infrastruktur dasar, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Target yang ditetapkan adalah menurunkan persentase penduduk miskin menjadi 5,57persen pada tahun 2026.

Arah Strategi

Jangka Pendek: Pengurangan beban pengeluaran rumah tangga miskin, memperluas program jaring pengaman sosial, serta intervensi langsung pada wilayah prioritas.
Jangka Menengah: Peningkatan kapasitas SDM miskin melalui pendidikan inklusif, layanan kesehatan merata, pelatihan kerja, penguatan UMKM, penyediaan infrastruktur dasar (air bersih, sanitasi, listrik, konektivitas antar pulau), dan penguatan ketahanan pangan.
 

Rekomendasi Utama

Memperkuat dan memperluas program yang menyasar langsung masyarakat miskin (jaring pengaman sosial, UMKM, padat karya).
Menjaga stabilitas harga bahan pokok dan meningkatkan produksi pangan berbasis potensi lokal.
Memperkuat sinergi lintas OPD, dunia usaha, dan masyarakat dalam implementasi program kemiskinan.

Tim Penulis / Penyusun

Bidang Penelitian dan Pengembangan. Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kepulauan Riau.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Unduh Dokumen

Unduh Laporan (PDF, 7 MB)
Reset