Kajian ini disusun sebagai pedoman strategis dalam mengarahkan pembangunan sektor kemaritiman secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada penguatan potensi maritim sebagai pilar ekonomi, identitas budaya, dan ketahanan wilayah, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki posisi strategis di jalur perdagangan internasional.
Latar Belakang
Kemaritiman merupakan sektor unggulan yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional dan daerah. Namun, potensi ini belum sepenuhnya optimal karena masih dihadapkan pada tantangan keterbatasan infrastruktur, pengelolaan sumber daya, serta koordinasi lintas sektor. Oleh karena itu, diperlukan grand design yang menjadi acuan dalam mewujudkan pembangunan maritim yang berdaya saing.
Tujuan
Menyusun arah kebijakan dan strategi pengembangan kemaritiman.
Mengintegrasikan perencanaan antar sektor dan wilayah.
Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan.
Mendorong terwujudnya ekonomi biru serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Strategi Utama
Penguatan Infrastruktur Maritim: pembangunan pelabuhan, jalur logistik, dan fasilitas pendukung transportasi laut.
Pengembangan Ekonomi Maritim: peningkatan sektor perikanan, industri kelautan, pariwisata bahari, dan jasa maritim.
Pengelolaan Sumber Daya Laut Berkelanjutan: menjaga ekosistem pesisir, konservasi, dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak.
Penguatan Tata Kelola dan Kelembagaan: memperkuat koordinasi antar lembaga, regulasi, serta peran masyarakat.
Peningkatan SDM dan Riset Maritim: pengembangan kapasitas tenaga kerja, pendidikan maritim, dan riset inovatif.
Melalui grand design ini, pengembangan kemaritiman diharapkan dapat:
Meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional dan global.
Memberikan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.
Menjadi basis pembangunan berbasis laut yang sejalan dengan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Bidang Penelitian dan Pengembangan. Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kepulauan Riau.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Padjadajaran.