Rapat Koordinasi peningkatan kapasitas Tim Teknis dalam Pelaksanaan dan Pelaporan 8 Aksi Konvergensi Stunting tingkat Provinsi Kepulauan Riau

03 November 2023, 19:13 WIB 23 kali dibaca
Kategori : Perencanaan Pemerintahan & SDM

Tanjungpinang - Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Provinsi Kepulauan Riau, Misni, S. KM., M. Si yang didampingi oleh Kabid Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Nur Aisyah Fatmasari, SE. MM membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi peningkatan kapasitas Tim Teknis dalam Pelaksanaan dan Pelaporan 8 Aksi Konvergensi Stunting tingkat Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (1/11) di Hotel Aston Tanjungpinang.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari 1 s. d 2 November 2023 tersebut diikuti oleh Kabupaten Karimun, Lingga, Bintan, Natuna, Kota Tanjungpinang dan Kota Batam yang hadir secara langsung, sedangkan Kabupaten Kepulauan Anambas hadir secara virtual.

Dalam sambutannya Kepala Bappeda Kepri memberikan apresiasi dan salut atas kerja keras Tim Percepatan Penurunan Stunting baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

"Saya salut, bangga, dan berbahagia, berkat kerja keras kawan-kawan, Provinsi Kepri berhasil menurunkan angka stunting dan meraih peringkat 4 se Indonesia, ini prestasi yang sangat luar biasa, rasanya tak mungkin kita raih prestasi ini tanpa kegigihan kawan-kawan, mengingat begitu kompleksnya daftar isian indikator serta permasalahan di lapangan", ungkap Misni.

Menurut Misni stunting tidak datang serta merta dan tiba-tiba, persoalan stunting muncul melalui proses yang sangat panjang, mulai dari usia remaja, pranikah, pascanikah, hamil, melahirkan, hingga masa pertumbuhan bayi. Stunting berdampak multisektor untuk generasi kita sampai masa yang akan datang.

"Bila proses ini bisa kita "potong", artinya disetiap proses tersebut kita lakukan intervensi seperti pemberian asupan gizi pada anak usia sekolah, remaja, pranikah, menikah, ibu hamil, melahirkan, dan sampai masa pertumbuhan, maka problema stunting InSya Allah dapat kita cegah dan atasi, lebih baik kita melakukan langkah-langkah pencegahan daripada penanggulangan.

Kita juga mesti melakukan modifikasi/inovasi farmasi terhadap vitamin yang akan diberikan pada remaja agar rasanya seperti permen sehingga tidak menimbulkan rasa mual, karna para remaja ini merupakan calon ibu pada usia 21 tahun. Selain itu potensi perikanan yang kita miliki mesti dimanfaatkan dengan baik sebagai asupan gizi yang mengandung omega bagi pertumbuhan anak. Pola asuh seperti pemberian makanan yang mengandung zat kimia, lingkungan yang tidak bersih mesti kita atasi Bersama-sama, ungkap Misni.

Bappeda Provinsi Kepri juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri yaitu Bapak Kurniawan Zulkarnain, Ibu Gayuh Tri Upayani dan Bapak Rizal Effendi. Ketiga Narasumber tersebut memberikan pendampingan dan asistensi terkait tatacara pengisian Web Aksi Bangda.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Tim Panelis 8 Aksi Konvergensi Stunting Provinsi Kepulauan Riau, Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota se Provinsi Kepulauan Riau serta Pejabat Funngsional Perencana Ahli Muda dan staf Bappeda Provinsi Kepulauan Riau.

Editor: Super Admin