Latar Belakang
Evaluasi RPJMD merupakan amanat UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Evaluasi ini penting untuk menilai sejauh mana pelaksanaan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau periode 2016–2021 berjalan sesuai visi, misi, dan target yang telah ditetapkan
Tujuan
Kajian ini bertujuan:
Menilai pencapaian target kinerja pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.
Mengevaluasi indikator tujuan, sasaran, dan program pembangunan.
Mengidentifikasi permasalahan dalam pelaksanaan RPJMD.
Merumuskan rekomendasi sebagai bahan perbaikan kebijakan pembangunan ke depan
Metodologi
Evaluasi dilakukan dengan pendekatan analisis input–proses–output serta analisis input–output. Data diperoleh dari perangkat daerah, dokumen statistik BPS, serta laporan tahunan pemerintah daerah. Analisis meliputi tren capaian 2017–2019, perbandingan dengan target RPJMD, serta identifikasi permasalahan
Hasil Utama
Kinerja Keuangan Daerah: Pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah menunjukkan capaian yang cukup baik meskipun belum sepenuhnya sesuai target.
Indikator Tujuan dan Sasaran: Sebagian besar indikator kinerja menunjukkan progres positif, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pengentasan kemiskinan. Namun, masih terdapat gap pada sektor ketahanan pangan, lingkungan hidup, serta pengembangan ekonomi maritim dan pariwisata.
Kinerja Program: Terdapat variasi pencapaian antar-urusan pemerintahan. Beberapa program berjalan sesuai harapan, tetapi masih ada yang menghadapi hambatan, seperti keterbatasan sumber daya, koordinasi antar-perangkat daerah, serta faktor eksternal
Kesimpulan dan Rekomendasi
Secara umum, pelaksanaan RPJMD Provinsi Kepulauan Riau 2016–2021 telah memberikan hasil yang positif terhadap pembangunan daerah. Meski begitu, beberapa target belum tercapai optimal. Oleh karena itu, rekomendasi utama yang diajukan adalah:
Memperkuat perencanaan berbasis data dan evaluasi berkelanjutan.
Meningkatkan sinergi antar-OPD untuk mempercepat pencapaian sasaran.
Memprioritaskan sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan ekonomi maritim.
Menyusun kebijakan pembangunan yang lebih adaptif terhadap tantangan global dan lokal.
Bidang Penelitian dan Pengembangan. Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kepulauan Riau.
Lembaga Pengakajian & Pengembangan Sumber Daya Pembangunan.